«

Pentingkah Jasa Konsultasi Gambar ??

desain rumah

 

Membangun tanpa perencanaan sering kali terjadi banyak kesalahan dilapangan, selain hasil yang belum terbayang juga banyak material bangunan yang terbuang sia-sia, belum waktu penyelesaian menjadi terlambat dari yang dihrapfkan. Semua itu tentulah berdampak negatif pada anggaran biaya.

Untuk menghidari dampak yang akan timbul kemudian, disinilah perlunya jasa konsultasi bangunan berperan untuk merencanakan desain sesuai dengan yang anda impikan dengan biaya sesuai dengan yang dianggarkan dan tentunya bisa tepat waktu pula.

Kemudian timbullah pertanyaan, produk apa saja kah yang dihasilkan oleh jasa konsultasi gambar ? Dibawah ini kami akan coba menjelaskan beberapa produk dari jasa konsultasi gambar diantaranya ;

  1. Preliminary drawing (gambar pra rencana)

Ini adalah produk paling awal yang diproses untuk mendalami klient agar desain yang diharafkan bisa disesuaikan sejak dini untuk menghindari revisi yang terlalu besar pada proses selanjutnya. Dan normalnya gambar pra rencana ini berupa gambar dua dimensi seperti layout (denah), elevasi (tampak), dan referensi (moodboard) sudah bisa disetujui oleh klient. Tentu saja langkah ini diaawali dengan survey lokasi terlebih dahulu.

  1. Tender drawing (Gambar rencana).

Gambar rencana merupakan proses lanjutan dalam proses desain, yang berdasarkan pada hasil pendekatan dengan klient dan gambar pun sudah mendekati dengan konsep yang diinginkan oleh jasa konsultan dan juga klient tersebut. Adapun produk yang dihasilkan dari tahap kedua berupa hambar dua dimensi antara lain Layout (denah) yang sudah fixed, elevasi (tampak) yang sudah mulai terbayang berikut list finishingnya, section (potongan), gambar Struktur, Mekanikal Electrical, Plumbing, Feng shui (bila ada).

  1. 3D drawing (Perspectif/ 3d images/ gambar 3 dimensi)

Tahap ini merupakan kelanjutan untuk mempermudah jasa konsultan dan klient dalam mewujudkan ide dan konsepnya ke dalam gambar yang realistik, karena didalamnya sudah teraplikasikan model, pencahayaan, suasana (ambient) dalam format 3 dimensi yang hampir mendekati dengan kenyataan.

  1. Shop drawing (gambar kerja).

Tahapan ini dibuat setelah point 1 sampai 3 sudah dilalui dengan benar, karena gambar kerja ini tujuannya untuk meminimalisir tingkat kesalahan dalam melaksanakan pembangunan (memproduksi). Dan karena itulah gambar kerja dibuat sedetail mungkin berikut dengan penjelasannya dalam format 2 dimensi.

  1. Book spesification (Buku spesikasi).

Isinya tentang list material, finishing, dan hard ware (aksesoris) yang rencananya akan digunakan terhadap proyek tersebut. Untuk memperjelas semua itu biasanya kode dan photo product tercantum dalam buku spesifikasi ini.

  1. BoQ (Bill of Quantity/ RAB)

BoQ ini isinya tentang Rencana Anggaran Biaya untuk pembangunan proyek. Mulai dari item pekerjaan, harga & volume meterial, rekapitulasi pekerjaan sampai time schedule biasanya sudah include disini.

  1. As built drawing

Normalnya gambar as bult diserahkan kepada klient disaat serah terima pekerjaan (pembangunan) selesai dilaksanakan. Gambar ini merupakan gambar terupdate dari semua proses yang telah dilalui karena gambar tersebut sudah mengalami penyesuaian dari kondisi bangunan terbangun dari gambar kerja sebelumnya. Karena setiap pembangunan tidak selalu mulus sesuai dengan apa yang tercantum dalam gambar. Seringkali ada penyesuaian ukuran panjang atau lebar bahkan ada yang tidak bisa dieksekusi dilapangan. Mudah-mudahan tulisan ini sudah bisa menjawab dari judul yang kami ambil.

Semoga bermanfaat.

ases_id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>